Rabu, 02 November 2016

DAUR ULANG SAMPAH

DAUR ULANG SAMPAH

            Sampah telah menjadi ancaman bagi kelangsungan ekologi global. Literasi tentang sampah menjadi sangat mendesak untuk diketahui publik. Salah satu langkah agar kita memahami masalah sampah adalah siklus mengetahui apa yang dinamakan “siklus produk”

Sabtu, 29 Oktober 2016

CERPEN TERDUGA

TERDUGA

Aku sudah tau kalau ini takkan terjadi, tetapi dia seperti memberi harapan kalau ini akan terjadi sebagaimana yang telah kami pikirkan dan yang kami inginkan. Ternyata itu semua hanya alusinasi dia dan aku saja. Sebenarnya aku tak begitu mengharapkan kadatangan ku di malam dia akan tampil, tapi dia berkata semua akan baik. Ketika dia akan berangkat sudah ada persoalan tetapi aku mencoba tenang dan baik di hadapnya padahlan aku juga sudah merasa tidak enak.

BAHAN BERACUN DAN BERBAHAYA

PENGERTIAN B3 ( BAHAN BERACUN BERBAHAYA)
            Secara umum yang disebut limbah adalah bahan sisa yang dihasilkan dari suatu kegiatan dan proses produksi, baik pada skala rumah tangga, industri, pertambangan dan sebagainya. Bentuk limbah tersebut dapat berupa gas dan debu, cair atau padat. Di antara berbagai jenis limbah ini ada yang bersifat beracun atau berbahaya dan dikenal sebagai limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3).

Senin, 26 September 2016

Permasalahan peternakan


Permasalahan Peternakan
1.       Tata Ruang Peternakan
a.       Belum adanya pengetahuan tata ruang atau kawasan peternakan secara nasional ataupun wilayah sehingga kawasan peternakan sering tergusur, hal ini menyebabkan ketidak  pastian dalam usaha peternakan

Selasa, 20 September 2016

KONSEP INTEGRASI TERNAK DI INDONESIA


KONSEP INTEGRASI TERNAK DI INDONESIA 


Pengembangan komoditas  kelapa sawit terus meningkat dari tahun ke tahun, terlihat dari rata-rata laju pertumbuhan luas areal kelapa sawit selama 2004-2014 sebesar 7,67%, sedangkan produksi kelapa sawit meningkat rata-rata 11,09% per tahun. Peningkatan luas areal tersebut disebabkan oleh harga CPO yang relative stabil di pasar internasional dan memberikan pendapatan produsen khususnya petani yang cukup menguntungkan . Berdasarkan buku statistic komoditas kelapa sawit terbitan Ditjen Perkebunan, pada tahun 2014 luas areal kelapa sawit mencapai 10,9 juta Ha dengan produksi 29,3 juta ton CPO. Luas areal menurut status pengusahaannya milik rakyat (perkebunan rakyat) seluas 4,55 juta Ha atau 41,55% daritotal luas areal, milik negara (PTPN) seluas 0,75 juta Ha atau 6,83% dari total luas areal, milik swasta seluas 5,66 juta Ha atau 51,62% swasta terbagi menjadi dua yaitu swasta asing seluas 0,17% juta Ha atau 1,54% dan sisanya adalah miik local.

Rabu, 14 September 2016

PEMANFAATAN Sabadilla SEBAGAI PESTISIDA ALAMI

PEMANFAATAN Sabadilla SEBAGAI  PESTISIDA ALAMI
TUGAS
OLEH :
GOODMAN TAMPUBOLON/ 140301141
TAMBUN SIHOTANG /140301149



logo FP USU I.jpg




M A T A  K U L I A H  P E R T A N I A N O R G A N I K
PROGRAM STUDI AGROEKOTEKNOLOGI
FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
2016

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur penulis ucapkan atas kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, atas rahmat dan kasih dan rahmat-Nya penulis dapat menyelesaikan  tugasini tepat pada waktunya.

Selasa, 13 September 2016

KESESUAIAN LAHAN KELAPA SAWIT

Penilaian kesesuaian lahan kelapa sawit
1. Merupakan hasil interaksi
2. Varietas sawit unggul
3. ditanam di lokasi yang paling sesuai
4. pengelolahan yang baik
5. iklim dan karakteristik tanah/factor lingkungan yang baik.